derapjambi.co_batanghari – Pemerintah Kabupaten Batang Hari menggelar Wisuda Akbar Sekolah Lansia Standar Satu yang Desember 2025, sekitar pukul 10.00 WIB.
Sebanyak 152 peserta lanjut usia berusia di atas 60 tahun resmi diwisuda sebagai tanda telah menyelesaikan pendidikan nonformal Sekolah Lansia yang dilaksanakan di tiga kecamatan, yakni Muara Bulian, Tembesi, dan Pemayung. Program ini menjadi wujud nyata komitmen Pemda dalam meningkatkan kualitas hidup dan kemandirian para lansia.
Peserta wisuda berasal dari beberapa wilayah, di antaranya Desa Sungai Baung Kecamatan Muara Bulian 42 orang, Kelurahan Muara Bulian 36 orang, Desa Tebing Tinggi Kecamatan Pemayung 42 orang, serta Kelurahan Pasar Tembesi 32 orang.
Wisuda tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Fadhil Arif berserta istri Zulfa Fadhil yang sekaligus Ketua TP-PKK .
Turut hadir Kejari Batang Hari, Kapolres yang diwakili Kabag SDM, Kepala Dinas Kependudukan Provinsi Jambi, sejumlah kepala OPD terkait, Camat Muara Bulian, Camat Pemayung, Camat Tembesi, para lurah, tenaga pengajar Sekolah Lansia, serta para undangan lainnya.
Prosesi wisuda dilakukan langsung oleh Bupati Fadhil bersama Ketua TP-PKK Kabupaten Batang Hari sebagai bentuk penghargaan atas semangat belajar para peserta lansia yang telah menyelesaikan pendidikan tahap awal.
Dalam sambutannya, Fadhil Arief menyampaikan apresiasi dan rasa bangga kepada seluruh peserta wisuda. Ia menegaskan bahwa usia bukanlah penghalang untuk terus belajar dan mengembangkan diri sepanjang hayat.
“Atas nama Pemkab Batanghari, saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada para lansia yang telah menunjukkan semangat belajar luar biasa Ini membuktikan bahwa pendidikan dapat dijalani oleh siapa saja tanpa mengenal batas usia,” ujar Bupati.
ia juga menyampaikan terima kasih kepada BKKBN Provinsi Jambi beserta seluruh pihak yang telah memfasilitasi dan mendukung pelaksanaan Sekolah Lansia di Kabupaten Batang Hari, termasuk para fasilitator dan tenaga pengajar yang telah mendampingi para peserta selama proses pembelajaran. Berprestasi
Ia berharap keberadaan Sekolah Lansia dapat menjadi sarana pendidikan nonformal yang mampu meningkatkan kemandirian, kesejahteraan, serta kualitas hidup para lansia. Berdasarkan data tahun 2024, angka harapan hidup masyarakat Kabupaten Batang Hari mencapai 74,78 tahun, sehingga program pemberdayaan lansia dinilai sangat relevan dan strategis.
Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa komitmen Pemda terhadap pembangunan SDM telah dituangkan dalam Perdae Nomor 3 Tahun 2025 tentang RPJMD Kabupaten Batang Hari Tahun 2025–2029 dengan visi Batang Hari Super Tangguh, yang menekankan pembangunan manusia yang bermutu dan kompetitif.
Kegiatan wisuda ditutup dengan sesi silaturahmi serta foto bersama antara para wisudawan dan wisudawati dengan Bupati Batang Hari dan Ketua TP-PKK Kabupaten Batang Hari (gune)
















