derapjambi.co, Tanjabbar, – Kepala Desa tutupi dugaan adanya permainan dalam proyek sanitasi pedesaan (Sandes) di desa Adi Purwa, kecamatan Merlung kabupaten Tanjab Barat.
Proyek sanitasi pedesaan (Sandes ) yang dialokasikan dari sumber dana DAK kabupaten Tanjab Barat 2022 ini diduga adanya permainan material dalam pelaksanaan pekerjaan. Pantauan dilokasi sebanyak 19 titik pekerjaan menggunakan material jenis sertu, sementara yang diatur dalam juknis pekerjaan tersebut harus menggunakan material jenis seplit.
Sayangnya kepala Desa Adi Purwa, Anton Budiono, terkesan menutupi kejanggalan dalam pelaksanaan proyek sanitasi pedesaan tersebut.
Selain tidak mau berkomentar banyak saat dikonfirmasi, kades juga tidak bersedia memfasilitasi media dengan pihak KSM selaku penanggung jawab pekerjaan Sandes.
” ya bang,kebetulan hp,saya rusak ni pakai hp,orang rumah nama di kontak banyak yang gak ada, ” kilahnya saat dikonfirmasi melalui via WhatsApp (4/2).
Demikian juga saat ditanya siapa nama ketua KSM yang melaksanakan proyek sanitasi pedesaan di desa Adi Purwa, sp 6 Merlung kepala Desa juga berdalih tidak tau siapa ketua KSM nya.
” gak tahu bang, ” tutupnya tidak melanjutkan lagi perbincangan lewat WhatsApp.
Dari data yang berhasil dihimpun dilapangan diketahui jika ketua KSM yang melaksanakan proyek sanitasi pedesaan di desa Adi Purwa merupakan KAUR di desa Adi Purwa itu sendiri.
” Masa pak kades tidak tau, KSM nya kan KAUR perencanaan desa, Sularno masa stap desa nya sendiri tidak tau itu aneh, ” sebut sumber media ini.
Bukamnya kepala desa soal proyek Sandes memunculkan dugaan adanya permainan antara pihak desa dan KSM sebagai pelaksana proyek Sandes. Diharapkan dinas terkait dan instansi yang berwenang segera mengusut dugaan adanya permainan material dalam melaksanakan pekerjaan. (Tim)
















