• Tentang Kami
  • Hubungi Kami
Jumat, April 17, 2026
Derap Jambi
Advertisement
  • Home
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Daerah
  • Budaya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Agama
  • Nasional
  • Internasional
  • Fintech
  • Loker
  • Home
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Daerah
  • Budaya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Agama
  • Nasional
  • Internasional
  • Fintech
  • Loker
No Result
View All Result
Derap Jambi
No Result
View All Result
Home Agenda

Hesti Haris: Disleksia Bukan Kekurangan, Tapi Perbedaan Cara Belajar

editor derap jambi by editor derap jambi
Oktober 15, 2025
in Agenda
0
Hesti Haris: Disleksia Bukan Kekurangan, Tapi Perbedaan Cara Belajar
0
SHARES
9
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

derapjambi.co_jambi      – Bunda PAUD Provinsi Jambi, Hj. Hesnidar Haris, SE. (Hesti Haris), menjadi pembicara utama dalam kegiatan Talk Show dan Deteksi Dini Kesulitan Belajar Spesifik dengan tema “Merangkul Disleksia di Sekitar Kita”. Kegiatan ini berlangsung di Aula Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Jambi, Selasa (14/10) pagi.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap kesulitan belajar spesifik, terutama disleksia, serta menumbuhkan kesadaran akan pentingnya deteksi dini dan pendampingan bagi anak-anak usia sekolah. Peserta kegiatan terdiri dari para guru, tenaga pendidik, pemerhati pendidikan, serta perwakilan komunitas dari berbagai daerah di Provinsi Jambi.

READ ALSO

Giat Ketua TP-PKK Kabupaten Batang Hari, Zulva Fadhil

Wakili Bupati, Sekda Mula P.Rambe Imbau Jaga Persatuan

Acara tersebut juga merupakan bagian dari program nasional yang digelar secara serentak di 11 provinsi dan 26 kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Di Provinsi Jambi, pelaksanaan talk show melibatkan narasumber dari Indonesia Dyslexia Specialist Teachers (IDST) yang memberikan penjelasan mendalam mengenai ciri-ciri disleksia, cara mengenali, serta langkah pendampingan yang tepat bagi anak dengan kesulitan belajar spesifik.

Dalam sambutannya, Hj. Hesti Haris menegaskan bahwa disleksia bukanlah tanda rendahnya kecerdasan anak, melainkan perbedaan cara kerja otak dalam menerima dan mengolah informasi. Oleh sebab itu, anak-anak dengan disleksia harus mendapatkan dukungan dan pemahaman, bukan stigma.

“Disleksia bukan kekurangan, melainkan perbedaan cara belajar. Dengan pemahaman yang tepat, anak-anak disleksia dapat berprestasi seperti anak lainnya,” ujar Hesti

Hesti juga menyampaikan bahwa jumlah anak dengan disleksia di Indonesia diperkirakan mencapai sekitar 5 juta jiwa, angka yang bahkan lebih besar dari jumlah penduduk Provinsi Jambi. Menurutnya, data tersebut menjadi pengingat penting bahwa isu kesulitan belajar spesifik harus menjadi perhatian bersama antara pemerintah, pendidik, dan masyarakat.

“Saya berharap kita semua disini bersama-sama menyampaikan kabar ini, supaya para orang tua tahu bahwa ternyata ada solusinya. Jadi mereka tidak putus asa. Maka saya bilang, ini adalah kabar gembira untuk yang memiliki anak seperti ini,” tambahnya

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jambi, Tema Wisman, S.Pi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini sejalan dengan komitmen Pemprov Jambi dalam meningkatkan literasi masyarakat dan memperkuat sistem pendidikan inklusif.

Tema mengatakan bahwa Dinas Perpustakaan menyiapkan 2.500 mushaf Al-Qur’an yang akan dibagikan kepada masyarakat sebagai bagian dari program peningkatan literasi keagamaan dan kecintaan terhadap ilmu pengetahuan.

“Kami juga punya sekitar 2.500 Al-Qur’an yang siap dibagikan. Ini merupakan salah satu bentuk komitmen kami dalam mencerdaskan kehidupan anak-anak bangsa, baik di bidang Al-Qur’an maupun ilmu pengetahuan,” katanya.

Talk show ini juga menghadirkan narasumber dan praktisi pendidikan inklusi, diantaranya: Titin Sri Utami, M.Pd., Praktisi PAUD Inklusi, Pengelola PAUD CBC Mawaddah Warrahmah, Kandidat Indonesia Dyslexia Specialist Teacher 2025 dan Damayanti, S.Pd., orang tua dari anak terindikasi disleksia, Kandidat Indonesia Dyslexia Specialist Teacher 2025–2026.

Kedua narasumber berbagi pengalaman dan pengetahuan mengenai cara mengenali gejala disleksia sejak dini, strategi pendampingan yang efektif, serta pentingnya sinergi antara orang tua, guru, dan pemerintah dalam mendukung tumbuh kembang anak dengan kesulitan belajar spesifik.

Peringatan Dyslexia Awareness Month 2025 ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran masyarakat terhadap pendidikan inklusif dan ramah anak. Pemprov Jambi bersama Bunda PAUD dan seluruh elemen masyarakat berkomitmen membangun ekosistem pendidikan yang memberikan ruang bagi semua anak untuk berkembang sesuai potensinya, termasuk anak-anak dengan disleksia (net_red)

Tags: Hesti Haris: Disleksia Bukan KekuranganTapi Perbedaan Cara Belajar

Related Posts

Giat Ketua TP-PKK Kabupaten Batang Hari, Zulva Fadhil
Agenda

Giat Ketua TP-PKK Kabupaten Batang Hari, Zulva Fadhil

Maret 17, 2026
Wakili Bupati, Sekda Mula P.Rambe Imbau Jaga Persatuan
Agenda

Wakili Bupati, Sekda Mula P.Rambe Imbau Jaga Persatuan

Maret 11, 2026
Bupati M. Syukur Bermalam di Tabir Timur, Boyong Seluruh OPD
Agenda

Bupati M. Syukur Bermalam di Tabir Timur, Boyong Seluruh OPD

Maret 7, 2026
Diskominfo se-Provinsi Jambi Ikuti Sosialisasi Satelit Nasional Merah Putih
Agenda

Diskominfo se-Provinsi Jambi Ikuti Sosialisasi Satelit Nasional Merah Putih

Maret 3, 2026
Pimpin Rombongan Diskominfo Kabupaten/Kota Audiensi ke Komdigi RI
Agenda

Pimpin Rombongan Diskominfo Kabupaten/Kota Audiensi ke Komdigi RI

Maret 3, 2026
Sambut Kedatangan Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi
Agenda

Sambut Kedatangan Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi

Maret 3, 2026
Next Post
Menteri Nusron Ajak Mahasiswa Urun Tangan dan Urun Karya Selesaikan Persoalan Pertanahan

Menteri Nusron Ajak Mahasiswa Urun Tangan dan Urun Karya Selesaikan Persoalan Pertanahan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

Sadis Anak Bacok Kedua Orang Tuanya Hingga Tewas

Sadis Anak Bacok Kedua Orang Tuanya Hingga Tewas

Januari 4, 2023
Kurang Dari 6 Jam, Tim Polsek Pengabuan Bekuk Pelaku Pembunuhan di Teluk Nilau

Kurang Dari 6 Jam, Tim Polsek Pengabuan Bekuk Pelaku Pembunuhan di Teluk Nilau

Januari 4, 2023
Erik Ditemukan Gantung Diri Di kamar Mandi

Erik Ditemukan Gantung Diri Di kamar Mandi

Juli 31, 2022
Amukan Si Jago Merah Kembali Hanguskan Rumah Warga Teluk Nilau

Amukan Si Jago Merah Kembali Hanguskan Rumah Warga Teluk Nilau

Agustus 19, 2022
Warga Portal Akses ke Area Panen, PT GAWI Belum Bayar Hasil Panen Warga

Warga Portal Akses ke Area Panen, PT GAWI Belum Bayar Hasil Panen Warga

Desember 7, 2024

EDITOR'S PICK

Wabup Tanjabbar Sidak Pasar Jelang Ramadhan 1444 H

Wabup Tanjabbar Sidak Pasar Jelang Ramadhan 1444 H

April 7, 2023
PSR Desa Bukit Harapan, Hasilnya Menjadi Barometere Ekonomi Batanghari Ujar Fadhil   

PSR Desa Bukit Harapan, Hasilnya Menjadi Barometere Ekonomi Batanghari Ujar Fadhil  

Agustus 7, 2024
Ponpes Darul Hijrah Gelar Haflah Akhirusannah, Dihadiri Bupati Fadhill

Ponpes Darul Hijrah Gelar Haflah Akhirusannah, Dihadiri Bupati Fadhill

Juni 2, 2023
Pres Conference, Kapolres Batanghari

Pres Conference, Kapolres Batanghari

September 5, 2023
  • Pedoman Jurnalistik
  • Redaksi
  • Pasang Iklan
  • Kritik & Saran
Terkini dan Terpercaya

© 2022 Derap Jambi - Developed by AntaHost

No Result
View All Result
  • Home
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Daerah
  • Budaya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Agama
  • Nasional
  • Internasional
  • Fintech
  • Loker

© 2022 Derap Jambi - Developed by AntaHost