• Tentang Kami
  • Hubungi Kami
Kamis, April 2, 2026
Derap Jambi
Advertisement
  • Home
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Daerah
  • Budaya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Agama
  • Nasional
  • Internasional
  • Fintech
  • Loker
  • Home
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Daerah
  • Budaya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Agama
  • Nasional
  • Internasional
  • Fintech
  • Loker
No Result
View All Result
Derap Jambi
No Result
View All Result
Home Daerah

Jelang Idul Adha, Harga Cabe di Tanjabbar Meroket

Cabai Rawit Geprek Capai Angka 120 Ribu Perkilogram

editor derap jambi by editor derap jambi
Juni 22, 2022
in Daerah
0
Jelang Idul Adha, Harga Cabe di Tanjabbar Meroket
0
SHARES
48
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

READ ALSO

Tekankan Pentingnya Kepastian Tanah dan Tata Ruang

Kami Optimistis Capaian Ini Akan Terus Meningkat Seiring Percepatan Pelaksanaan Program Strategis Dilapangan

derapjambi.co, Tanjabbar -Jelang hari raya Idul Adha 1443 hijriah harga kebutuhan pokok di kabupaten Tanjab Barat merangkak naik. Di salah satu pasar tradisional cabe rawit geprek ( cabe setan) menembus angka 120.000 perkilogram, sementara cabe merah l95.000 per kilogram.

Pantauan di pasar tradisional parit 2 kota Kuala Tungkal, kabupaten Tanjab Barat, harga sejumlah bahan pokok mulai merangkak naik. Terutama cabe yang mengalami kenaikan signifikan hingga mencapai 100 persen.

Wahidah salah seorang Pedagang di Pasar tradisional Parit 2, Kelurahan Tungkal III, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjung Jabung Barat mengatakan, untuk harga bahan pokok yang kuat mengalami kenaikan itu Cabe. Pada Rabu (22/6/2022).

” Yang kuat naik nya itu cabe, untuk cabe merah besar dari harga Rp 50 ribu perkilogram menjadi Rp 95 ribu, cabe rawit juga sama dan yang kuat lagi naiknya itu cabe rawit geprek atau biasanya disebut cabe setan dari harga Rp 60 ribu menjadi Rp120 Ribu perkilo nya, ” kata Wahidah pada awak media.

Selain cabe menurut Wahidah untuk harga bahan pokok lainnya seperti bawang merah  juga mengalami kenaikan, meskipun naiknya tidak seperti harga cabe.

” Kalau bawang ini naiknya tidak sekuat Cabe, harga bawang hari ini 60 ribu perkilogram, yang harga sebelumnya Rp 50 ribu perkilogram nya, ” terang Wahidah.

Saat disinggung soal penyebab kenaikan harga sejumah bahan pokok di pasar tradisional ini, dia mengaku kurang mengetahui secara pasti penyebab dari kenaikan harga cabe maupun bawang merah tersebut.
” Dak tau juga kenapa bisa naik. Mungkin Petani ada yang gagal panen,” jawabannya.

Terpisah, Marhalim Kabid Perdagangan dan Pasar Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tanjung Jabung Barat membenarkan adanya kenaikan Cabai Rawit Geprek (Cabe Setan) ini yang mencapai 110 hingga 120 perkilogram.

“Dari kemarin hingga Hari ini kondisi Harga Cabe mengalami turun naik baik itu cabe merah besar, cabe rawit, cabe Rawit Geprek atau Cabe besar yang mengalami perubahan harga,” katanya.

Sementara untuk harga kebutuhan pokok lainnya masih stabil tidak mengalami kenaikan signifikan. Kondisi ini pihak belum mengetahui penyebab pastinya apakah dari Petani yang mengalami gagal panen atau dikarenakan hal lainnya.

“Intinya ini merupakan mekanisme pasar disaat bahan pokok kurang harga mengalami kenaikan. Sebaliknya bahan pokok banyak di Pasar harga akan mengalami penurunan,” tuturnya. (Sul)

Related Posts

Tekankan Pentingnya Kepastian Tanah dan Tata Ruang
Daerah

Tekankan Pentingnya Kepastian Tanah dan Tata Ruang

April 2, 2026
Menteri Nusron Paparkan Capaian Kinerja dan Anggaran Kementeriannya
Daerah

Kami Optimistis Capaian Ini Akan Terus Meningkat Seiring Percepatan Pelaksanaan Program Strategis Dilapangan

April 1, 2026
Menteri Nusron Paparkan Capaian Kinerja dan Anggaran Kementeriannya
Daerah

Raker Bersama Komisi II DPR RI

April 1, 2026
Wamen Ossy: Targetkan Peta LSD Baru di 17 Provinsi
Daerah

Wamen ATR/BPN, Ossy Dermawan Rakortas di Kementerian Koordinator Bidang Pangan RI

April 1, 2026
Temukan Kendala Tanah di Kampung Halaman ?
Daerah

Transformasi Digital Layanan Pertanahan Diiringi Penguatan Aspek Keamanan dan Kepastian Hukum

April 1, 2026
Swasembada Pangan Lewat Penguatan Kebijakan LBS, LP2B, dan LSD
Daerah

Swasembada Pangan Lewat Penguatan Kebijakan LBS, LP2B, dan LSD

April 1, 2026
Next Post
Warga RT 04 Kasang Pudak Ancam Akan Menyegel PT.Bunian Jaya

Warga RT 04 Kasang Pudak Ancam Akan Menyegel PT.Bunian Jaya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

Sadis Anak Bacok Kedua Orang Tuanya Hingga Tewas

Sadis Anak Bacok Kedua Orang Tuanya Hingga Tewas

Januari 4, 2023
Kurang Dari 6 Jam, Tim Polsek Pengabuan Bekuk Pelaku Pembunuhan di Teluk Nilau

Kurang Dari 6 Jam, Tim Polsek Pengabuan Bekuk Pelaku Pembunuhan di Teluk Nilau

Januari 4, 2023
Erik Ditemukan Gantung Diri Di kamar Mandi

Erik Ditemukan Gantung Diri Di kamar Mandi

Juli 31, 2022
Amukan Si Jago Merah Kembali Hanguskan Rumah Warga Teluk Nilau

Amukan Si Jago Merah Kembali Hanguskan Rumah Warga Teluk Nilau

Agustus 19, 2022
Warga Portal Akses ke Area Panen, PT GAWI Belum Bayar Hasil Panen Warga

Warga Portal Akses ke Area Panen, PT GAWI Belum Bayar Hasil Panen Warga

Desember 7, 2024

EDITOR'S PICK

Kabid Persampahan Dinas LH Koja Kiki, Itu Juga Tanggungjawab “Mereka” ?

Kabid Persampahan Dinas LH Koja Kiki, Itu Juga Tanggungjawab “Mereka” ?

Juli 3, 2023
Pj Bupati Muaro Jambi Rd Najmi Hadiri Semnas BPK RI

Pj Bupati Muaro Jambi Rd Najmi Hadiri Semnas BPK RI

Oktober 30, 2024
DPRD Batanghari Gelar Hearing Lintas OPD

DPRD Batanghari Gelar Hearing Lintas OPD

Januari 10, 2023
Bareskrim Polri Tegaskan Kolaborasi dengan Kementerian ATR/BPN

Bareskrim Polri Tegaskan Kolaborasi dengan Kementerian ATR/BPN

Desember 7, 2025
  • Pedoman Jurnalistik
  • Redaksi
  • Pasang Iklan
  • Kritik & Saran
Terkini dan Terpercaya

© 2022 Derap Jambi - Developed by AntaHost

No Result
View All Result
  • Home
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Daerah
  • Budaya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Agama
  • Nasional
  • Internasional
  • Fintech
  • Loker

© 2022 Derap Jambi - Developed by AntaHost