derapjambi.co_batanghari – Pemerintah Kabupaten Batang Hari buka suara soal mencuatnya rumor yang menyatakan Bupati Batang Hari Muhammad Fadhil Arief merasa kesal atau ‘ngambek’ hingga disebut menahan SK peserta P3K.
Rumor ini mencuat setelah ada kejadian menggelitik di momen seremonial pelantikan 1.077 P3K Gelombang I di Kabupaten Batang Hari pada hari Senin, (14/07)
Kepala Dinas Kominfo Batang Hari Amir Hamzah membantah rumor tak sedap terhadap pimpinannya itu, ia mengatakan bahwa Pemkab tidak pernah menahan SK peserta P3K yang baru saja dilantik.
”Kata-kata merajuk atau ngambek itu hoax, ya, SK tetap kita dibagikan, karena inikan cuma prosedur, karena SK nantikan akan diberikan oleh OPD masing-masing setelah berita acara ditandatangani oleh para saksi yang hadir.” katanya, Selasa, (15/07)
Seperti yang kita ketahui bersama, kemampuan Fadhil Arief dalam memperjuangkan kuota junlah penerimaan P3K di Kabupaten Batang Hari sangatlah luar biasa, hingga Bumi Serentak Bak Regam ini merupakan Kabupaten Penerima P3K terbanyak di Provinsi Jambi, ini menggambarkan jiwa petarung yang ada dalam jiwanya ketika memperjuangkan nasib rakyatnya, dan hal itu wajib di apresiasi oleh kita semua.
Amir Hamzah menjelaskan bahwa semua itu membutuhkan proses, dan SK tersebut tidak memungkinkan untuk dibagikan serentak pada hari yang sama usai pelantikan.
”Kalau, seribu itu dibagi kemarin, nggak sudah sampai sore, belum nekennya, ya, proses administrasi lah” katanya
Amir menyebut semua ini mengajarkan kepada ASN di Kabupaten yang ada di Provinsi Jambi itu, soal proses untuk mendengar dan mentaati suatu perintah.
”ASN itu memang harus bekerja, ya harus memahami, nanti lain yang diperintahkan lain yang dikerja” sebutnya.
Kepala Dinas Kominfo Batang Hari secara tegas menyatakan pemerintah akan segera menyerahkan SK peserta PPPK itu setelah proses administrasi selesai. (gune)














