derapjambi.co, Tanjabbar, – Baru selesai dikerjakan proyek Rigid Beton yang berlokasi di 06 Parit Tomo, kecamatan Betara sudah mulai rusak.
Proyek Rigid Beton yang bersumber dari alokasi dana APBD kabupaten Tanjab Barat Tahun 2023 dengan nilai pagu sebesar satu milyar lebih ini mulai retak dan pecah di beberapa titik.
Diduga akibat di kerjakan tanpa melihat mutu dan kualitas pekerjaan, proyek Rigid Beton yang menelan dana Miliaran rupiah melalui anggaran APBD murni 2023 terus menjadi sorotan berbagai pihak. Bahkan dikabarkan proyek tersebut telah menjadi catatan pihak inspektorat kabupaten Tanjab Barat.
PPK dinas Perkim Kabupaten Tanjab Barat, Junaidi saat di konfirmasi membenarkan adanya kerusakan pada pekerjaan Rigid Beton yang berlokasi di Parit Tomo tersebut.
” Sudah di cek kelokasi, ” jawabnya singkat saat dikonfirmasi via WhatsApp (6/9/2023)
Saat ditanya apakah ada perbaikan dari pihak rekanan terkait pekerjaan yang terhitung baru selesai dikerjakan sudah rusak tersebut, ia mengatakan ada.
Sayangnya tidak ada penjelasan dari dinas perkim melalui PPK berapa persen dana yang disetujui untuk dicairkan pihak rekanan, dengan kondisi pekerjaan yang sudah rusak tersebut.
Demikian juga pihak pengawas dinas perkim selaku instansi penanggungjawab pekerjaan tersebut juga belum berhasil di konfirmasi. Beberapa kali dicoba konfirmasi melalui via telepon dan WhatsApp tidak di balas. (S2)














