derapjambi.co,Muaro Jambi, – Diduga perangkat Desa Kasang Pudak, kecamatan Kumpeh Ulu, Kabupaten Muaro Jambi monopoli bantuan pemerintah pusat untuk masyarakat, Selasa (27/9/2022).
Tindak lanjut berita tentang penyelewengan Bantuan Pusat dan Alokasi belanja DD di Desa Kasang Pudak untuk pembuatan kolam ikan terpal yang tidak tepat sasaran masih terus bergulir.
Sekretaris desa ( Sekdes ) Kasang Pudak Nariyo, terkait itu enggan memberi keterangan saat dikonfirmasi, alasannya dia tidak tahu terkait persoalan tersebut.
“saya tidak tahu , karna bantuan itu langsung ke Kades, yang menerimanya
bahkan datanyapun saya tidak pegang, begitu juga dengan penyaluran nya, memang itu dibeli menggunakan dana DD, maka dalam hal ini saya no comen, ” jawab Sekdes.
Terpisah Kepala Dusun 1 ( Kasus) Hendri, menuturkan terkait bantuan sani tasi dan kolam ikan terpal alokasi dana DD 2022 ini, pada hari minggu pagi via telp/wa
dia menerangkan.
” Saya hanya pekerja pak, saya dak tahu , kami disuruh bentuk KSM , dari para kadus nah ketuanya Bapak Somad Kadus 2, sehingga kami mengerjakan bantuan sanitasi tersebut, juga terkait kolam kami disuruh buat kelompok kadus, nah perangkat desa juga ada yang dapat kolam ikan tersebut, namun saya dak tau siapa siapa saja, terkait pembentukan KSM kami tidak tahu, dan juga apakah dibolehkan aturan atau tidak, semua itu kalau mau tanya langsung saja keketua KSM, ” tutur Kadus.
Sementara itu Kasi Pem Kecamatan Kumpeh Ulu, R.Effendi terkait peristiwa di Kasang Pudak, dia mengatakan bahwa dirinya belum mendapat laporan terkait persoalan tersebut.
” Saya belum dapat laporan dan belum tahu, namun kalau dalam hal Kadus membuat KSM kayaknya kurang tepat, ” sebutnya
Menurutnya juga, Kasang Pudak sudah ada, lagian menurut hematnya tidak layak lah, apalagi perangkat desa sampai menerima belanja DD perihal kolam ikan terpal.
” itu tidak tepat sasaran , tapi saya coba krocek ke Desa kebenarannya, ” tegas Kasi Pem. Selasa (27/9).
Sementara itu Ketua BPD yang mengklarifikasi melalui via telepon pada media menerangkan, bahwa pada malam selasa ada musyawarah terkait polemik diatas, keputusan kata dia secara lisan bahwa Para kadus mengakui kesalahan apa yang terjadi, terutama terkait distribusi BLT, dan para kadus siap mengembalikan uang ke masyarakat penerima.
” Saya belum bisa memberi keterangan jumlahnya berapa, yang pasti kita minta kepala.desa bisa segera menyelesaikan polemik ini agar tidak menimbulkan isu negatif di tengah masyarakat, ” ungkap Dariyanto.
Sayangnya camat Kumpeh Ulu, kabupaten Muaro Jambi belum berhasil di mintai keterangan terkait Komplik bantuan masyarakat yang terjadi di Desa Kasang Batang. Baik dihubungi secara Langsung maupun melalui via telepon. (Mno)
















